Pages

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Saturday, 10 October 2020

EMPAT BEKAL GURU MENJADIKAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN


Berbicara tentang Pendidikan tidak lepas dari berbagai aspek penunjang Pendidikan itu sendiri dan proses pembelajaran yang begitu komplek plus dengan berbagai permasalahan di dalamnya. Semakin hari system Pendidikan terutama Pendidikan yang ada di Indonesia semakin mengalami berbagai kemajuan baik dari segi tuntutan output hasil dari proses pembelajaran, kurikulum yang senantiasa mengalami perubahan nama dan pertukaran system pengajaran dan yang tidak kalah menarik untuk di bahas adalah metode pembelajarannya.

Pembelajaran pada system Pendidikan saat ini mengalami transformasi yang mutlak harus di ikuti oleh seluruh elemen dunia Pendidikan. Hal ini di pengaruhi oleh perkembangan industry 4.0 yang mengakibatkan system Pendidikan juga turut terjun dalam menyongsong perkembangan indusri 4.0 tersebut dengan menerapkan pembelajaran 4.0 yang menitik beratkan proses pembelajaran berintegrasikan pada dunia teknologi terkini.


Menyinggung perihal teknologi, tidak kita pungkiri perkembangannya sangatlah pesat, segala aktifitas sudah “dikendalikan” oleh teknologi. Kegiatan manusia saat ini sudah tergantung pada teknologi, pekerjaan yang biasa di lakukan secara normal sekarang beralih menggunakan teknologi. Teknologi telah mentrasnformasi kegiatan manusia dari manual merubah menjadi digital. Segala sesuatu sudah di proses melalui digitalisasi teknologi. Manusia sudah akrab dengan teknologi bahkan Sebagian sudah tergantung pada kecanggihan teknologi.


Dunia Pendidikan sebagai wahana putra putri bangsa berkecimpung dalam peningkatan mutu intelegensinya tidak luput dari sasaran perkembangan teknologi yang sudah berkembang pesat saat ini. Pernak Pernik Pendidikan diwarnai dengan teknologi, database warga Pendidikan sudah di olah menggunakan teknologi, pengolahan nilai sudah di akses dengan teknologi sampai pada proses pembelajaranpun sudah di lakukan dengan bantuan teknologi.


Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran sebenarnya sudah hadir sebelum era pembelajaran 4.0 itu sendiri muncul. Pembelajaran yang dilakukan dengan bantuan teknologi saat itu memang belum semaksimal sekarang, pemanafaatan teknologi dalam proses pembelajaran saat itu masih pada tahap yang sederhana yaitu teknologi digunakan untuk membuat presentasi pembelajaran saja.


Lalu bagaimana peran teknologi dalam proses pemebalajaran pada era seperti ini ? terlebih lagi dalam suasana pandemic covid 19 ini 


Sebagai manusia yang memiliki akan sehat akan mampu mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang ada, mengambil sesuatu hikmah dari peristiwa yang sedang terjadi. Sebagai guru harus mampu beradaptasi dengan pergantian iklim kehidupan, harus mampu menaklukkan hambatan-hambatan yang mengakibatkan adanya dinding penghalang proses pembelajaran. Sudah 8 bulan guru berhadapan dengan iklim kehidupan yang menghambat mereka untuk melakukan yang sudah menjadi kondrarnya. Mereka terhalang oleh wabah yang sedang viral di seluruh dunia yang membuat guru tidak mampu menyentuh siswanya, siswa yang tidak bisa mendapatkan “kasih sayang" secara langsung dari gurunya. Mereka terpisahkan oleh ruang dan jarak, meraka tidak lagi dapat tertawa bersama, bercengkrama bersama.



Disinilah peran guru professional yang tanggap terhadap berbagai persoalan pembelajaran di butuhkan, guru yang mampu memenej dan mengolah metode pembelajaran di rindukan. Guru yang benar-benar professional akan mampu mengatasi persoalan-persoalan pembelajran yang di akibatkan oleh fenomena alam virus corona 19.


Untuk mampu melaksanakan proses pembelajaran era covid 19 ini paling tidak guru harus mempersiapkan dan membekali dengan empat hal,


Pertama, Guru harus mampu berfikir kritis dan mampu mencari pemecahan permasalahan, mampu berfikir kritis artinya guru harus dapat menyerap informasi yang ada menyaringnya dan memanfaatkan informasi tersebut sebaik-baiknya. Guru harus lebih realitis dalam menyingkapi warta yang beredar, mampu meingkatkan kualitas madrasahnya agar semakin mumpuni keilmuan dan pengetahuannya dan agar guru pemikirannya tidak jalan di tempat maka guru harus membuka cakrawala pengetahuannya seluas-luasnya. Berfikir kritis saja belum cukup, guru juga harus mampu menyelesaikan berbagai problema dunian Pendidikan yang sedang dihadapinya, harus mampu mencarai pemecahan masalahnya, untuk itu berfikir kritis salah satu alternatif yang bisa di manfaatkan untuk mencari pemecahan masalah yang dihadapinya.


Kedua, Guru harus memiliki komunikasi dan kolaborasi yang baik. Komunikasi guru dengan siswanya akan menciptakan proses pembelajaran asyik, menarik dan siswa akan mudah memahami materi yang disampaikan. Kolaborasi guru dengan wali murid akan memudahkan pemantauan perkembangan belajar siswa, hal ini akan berdampak pada kelancaran dalam proses pembelajaran.


Ketiga, Berfikir kreatif dan inovatif. Sudah menjadi tugas seorang guru untuk mampu menciptakan atau melakukan system pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar proses pembelajaran tidak terlihat monoton. Kemampuan berfikir kreatif dan inovatif guru akan terlihat pada metoda pembelajaran yang digunakan dan fasilitas pembelajaran yang digunakan.


Keempat, Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Literasi menjadi hal yang sangat penting bagi guru, untuk meningkatkan mutu madrasahnya, meningkatkan kualitas keguruannya, dan membuka mindset keprofesional profesinya guru tidak bisa lepas dari literasi, lebih lagi pada era pandemic ini guru wajib dan harus meningkatkan literasi terkait teknologi informasi dan komunisasi yang berkembang pesat pada era pembelajaran 4.0 ini.


Keempat bekal di atas harus di miliki oleh jiwa seorang guru, terutama poin yang keempat. Dewasa ini peran teknologi informasi dan komunikasi sangat penting dalam dunia pendidikan. Jarak yang memisahkan guru dan siswa hanya mampu di jembatani oleh teknologi. Teknologi menjadi satu-satunya sarana yang dapat di manfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan pembelajaran yang di hadapi guru akhir-akhir ini.


Sudah menjadi keharusan guru harus mampu menaklukan teknologi dan menjadikan media atau alat untuk proses pembelajaran. Tentu, tidak sekedar untuk pelepas proses pembelajaran begitu saja, namun harus di kemas sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran tetap menyenangkan.


Teknologi yang pada dasarnya sudah memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menciptakan berbagai ilustrasi pembelajaran yang menarik tinggal di poles sedikit dengan kemampuan kreatifitasan seorang guru akan menciptakan proses belajar mengajar akan terjadi dengan asyik, menarik dan tidak membosankan serta tidak monoton.


Banyak sekali aplikasi atau program-program teknologi yang dapat di manfaatkan oleh guru. Banyak platform baik berbayar maupun free yang menyediakan fasilitas penunjang proses pembelajaran dan baru-baru ini pemerintah sendiri sudah memberikan bantuan quota pembelajaran yang dapat di manfaatkan oleh guru dan siswa untuk mengakses puluhan situs pembelajaran.


Teknologi telah menyediakan kebutuhan guru dalam melakukan pembelajaran baik secara luring maupun daring. Dengan teknologi pembelajaran akan menjadi menyenangkan karena kita mampu mengkombinasikan antara audio dan visual. Pengaturan audio yang baik akan memudahkan siswa menangkap informasi yang guru berikan dan membantu mereka memahami materi yang disampaikan. Dengan pengaturan dan pengolah visual yang baik dan menarik akan menjadikan proses pembelajaran berjalan dengan menyenangkan dan pastinya tidak monoton.


Untuk menciptkan pembelajaran yang menyenangkan dengan bantuan teknologi, pilih platform teknologi yang sejiwa dengan karakteristik kita karena apa yang tertuang itulah pribadi kita tentunya dalam mengajar, pilih platform yang benar-benar kita kuasai agar kita bisa lebih luwes dalam mengolah teknologi menjadi media pembelajaran yang menyenangkan.


Teknologi akan berfungsi maksimal jika guru dari awal telah memiliki pemikiran yang kritis dan mampu memecahkan masalah, memiliki komunikasi dan kolaborasi yang baik, baik antara guru dengan siswa, guru dengan orang tua wali murid bahkan guru dengan rekan sejawatnya, guru juga harus mampu berfikiri kreatif dan inovatif dan yang tidak kalah penting adalah guru harus meningkatkan literasi tentang teknologi informasi dan komunikasi.


Wednesday, 2 September 2020

MENGHADAPI PANDEMI MASA KINI (COVID-19) DENGAN MUHASABAH DIRI

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Apa kabar rekan blogger ...?
Semoga senantiasa sehat wala'fiat jauh dari kesusahan dan selalu di berkahi dengan kesuksesan.

MENGHADAPI PANDEMI MASA KINI (Covid -19) DENGAN MUHASABAH DIRI


Coronavirus Disease 19 menjadi perbincangan yang hangat sejak awal kemunculannya, kiprahnya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi popular dan tidak butuh modal untuk jadi viral. Kehadirannya dan perkembangannya sangat pesat, bukan hanya di negara asal lahirnya tapi langsung merambah kesebagian besar belahan dunia. Hampir seluruh negara terkontaminasi dengan virus ini.


Virus yang menyerang pernafasan manusia ini di Daulat pada tahun 2020 ini menjadi penyakit yang sangat berbahaya dan menyumbang kematian terbesar di seluruh dunia. Virus yang kata ahlinya sebenarnya tingkat untuk kematian hanya 3% akan menjadi penyakit yang mampu mencabut nyawa jika di derita oleh orang yang berusia lanjut atau memiliki Riwayat penyakit menahun lainnya.


Dengan kehadiran virus covid 19 ini,  semua menjadi lemah. Kehidupan manusia selalu di intai dengan berbagai terror yang di hadirkan dari virus covid 19 ini. Kantor di tutup, perusahaan mengurangi pegawainya, wisata di hentikan, hingga dunia Pendidikan juga di non aktifkan. Semua berjalan terseok-seok.


Semua kebijakan yang di lakukan memang mengatasnamakan kelangsungan hidup manusia dari serangan virus corona disease 19 ini. Sungguh dasyat virus ini hingga mampu merubah kehidupan yang wajar menjadi hambar, menjadikan perilaku social yang sopan menjadi perilaku manusia yang saling tidak mempedulikan.


Banyak yang stress dalam menghadapi kenyataan kehidupan ini. Rasa ketakutan yang berlebihan membuat beberapa orang jadi phobia terhadap sesuatu yang di anggap menjadi cirihas virus covid 19 ini menyerang. Ya … banyak kejadian yang menyebabkan orang meninggal karena tidak ditolong walau sebenarnya bukan terdampak virus corona disease 19 ini, tapi karena penyakit lainnya. Phobia yang berlebihan menyebabkan tatanan adat istiadat berangsur ditinggalkan manusia. Bersalaman sebagai ciri khas adat budaya timur menjadi hilang, orang bertemua tidak lagi mengulurkan tangan untuk bersalaman, anak pulang atau bepergian tidak lagi bersalaman dengan orang tua, semua menjaga jarak seolah tidak saling mengenal. Semua saling curiga mencurigai, semua anti pati terhadap perilaku yang sudah bertahun-tahun bahkan sejak nenek moyang telah menjadi kebiasaan.


Namun, 2 bulan terakhir ini, manusia sebagian sudah tidak mempedulikan lagi virus ini, mereka harus bertahan hidup dengan terus bekerja mengais rizki. Mereka pasrahkan semua kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang ada dalam benak mereka terus mencari rupiah untuk mengisi perut keluarganya.


Bagaimana sebenarnya kita menyikapi “musibah” ini ?


Mari kita telaah dan kita kaji semua ini dari diri kita sendiri dahulu, dari perilaku kita hingga apa ikhtibar dibalik bencana ini.

1.  1. Muhasabah diri dengan Agama terkait vabah Virus Corona Disease 19

Sebagai makhluk ber Tuhan, kita di wajibkan menyerahkan hidup dan matik kita hanya kepada-Nya. Semua sudah menjadi takdir dan ketentuannya.


Manusia diberi hak untuk berusaha, berupaya untuk mencapai apa yang menjadi keinginannya. Untuk kepastiannya tetap menjadi hak prerogratif Allah Subhanahuwataala.


Bagaimana seorang muslim menyingkapi fenomena penyakit virus corona ini?


Allah Subhanahu wata’ala telah mengingatkan kita dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqoroh Ayat 155.


وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.


Jelas sudah, apa yang terjadi saat ini tidak lebih dari sebuah ujian dari Allah Subhanahuwata’ala yang harus kita singkapi dengan penuh keimanan dan ketaqwaan.

 

Dalam Surat Al-Bagoroh Ayat 155 tersebut, ujian yang akan kita terima meliputi sedikit ketakutan, disini yang sering kita lupa, kita menganggap yang senantiasa menimpa kita adalah ujian yang terberat sehingga timbul rasa takut yang berlebihan. Allah menjanjikan rasa takut yang diberikan kepada kita hanyalah sedikit saja, bukan rasa takut yang besar. Kemudian, kenapa terjadi disebagian manusia memiliki rasa takut yang besar ?

 

Iman, adalah semua jawaban dari segala pertanyaan yang timbul dari rasa khawatir berlebihan. Dengan memperbaiki rasa keimanan maka kita akan merasa selalu dalam perlindungan Allah Subhanahuwata’ala dan menjalani ujian rasa takut ini penuh dengan pendekatan diri kepada-Nya.

 

Kita di uji dengan sedikit rasa takut dengan munculnya wabah virus Corona Disease 19 yang menjadi momok di seluruh dunia karena telah membunuh jutaan manusia di seluruh dunia. Dengan menyadari adanya rasa takut yang telah Allah Allah Subhanahuwata’ala hadirkan ke diri kita merupakan teguran sudah seberapa dekat kita dengan-Nya. Dan Allah Subhanahuwata’ala menghadirkan virus covid 19 sebagai wasilah menguji keimanan kita dengan sedikit rasa takut tersebut.

 

Ternyata dengan turunnya virus corona disease ini, bukan hanya rasa takut saja yang kita rasakan, tapi kelaparan, kekurangan harta bahkan jiwa. Hal ini terjadi banyak perusahaan yang memutuskan hubungan kerja dengan karyawan sehingga muncul pengangguran yang mengakibatkan mengikisnya harta yang di miliki dan pada tahap akhirnya kelaparan yang mereka rasakan.

 

Banyak sudah manusia tidak memiliki pekerjaan dan harta, hidupnya bergantung pada uluran tangan pemerintah yang memberikan bantuan dana segar maupun kebutuhan pangan.

Banyak dokter dan petugas kesehatan yang gugur dalam pengabdiannya melawan virus corona disease 19, banyak anak kehilangan orang tuanya, orang tua kehilangan anaknya akibat terinfeksi virus ini dan meninggal.

 

Lagi-lagi kita harus memahami ini semua dengan rasa keimanan dan ketaqwaan agar tidak memiliki prasangka buruk terhadap Allah Subhanahuwataa’a, kita yakini ini adalah ujian yang akan mengantarkan kita ke derajat yang lebih tinggi jika kita mampu menghadapi ujian ini dengan penuh keikhlasan.

 

Penting kita menghadapi segala yang terjadi pada diri kita dengan Agama agar kita tidak di hinggapi rasa takut yang berlebihan, khawatir akan jaminan rizki dari Allah dan menjadikan hidup penuh syukur yang akan menjadikan hidup kita penuh dengan keberkahan Allah Subhanahuwata’ala. Dengan Agama dalam menyingkapi virus corona Disease 19 ini akan menjadikan kita memiliki kepasrahan diri kepada-Nya bahwa mati adalah haq yang terjadi pada siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Semua sudah menjadi garis ketentuanNya.

 

Dalam Surat Al-Bagoroh Ayat 155 tersebut Allah Subhanahuwataa’la memberikan kabar gembira kepada hamba-Nya yang mampu menghadapi ujian-Nya dengan penuh ikhlas dan kesabaran. Ya, Allah Subhanahuwataala memberikan kabar gembira bagi hambanya yang sabar dalam menghadapi ujian sedikit rasa takut, kelaparan dan kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.

 

Semoga kita masuk dalam golongan yang akan menerima kabar gembira tersebut. Aamiin Ya Robbal a’alaamiin.  

 

Bersambung Part 2

Saturday, 15 August 2020

Ber "Inovatif" saat "Covid"

Assalamualaikum Sobat Blogger yang luar biasa ...
Semoga senantiasa dalam lindungan-Nya, sukses dalam karirnya dan lancar berkah rizkinya.

Sejak akhir tahun 2019 Pandemi CoronaVirus 
disease 19 telah menyerang hampir seluruh dunia, semua aspek kehidupan terganggu bahkan ada yang lumpuh total. 
Termasuk negara kita, terkena imbas dari pandemi virus ini, sehingga pada pertengahan Maret 2020 Pemerintah mengeluarkan maklumat bahwa semua aspek yang menyangkut fasilitas umum di tutup, tidak luput juga dunia pendidikan.

Sekolah-sekolah harus tutup tidak ada pembelajaran tatap muka, semua harus di lakukan dengan pembelajaran jarak jauh baik berupa daring maupun luring. Kita sebagai guru di tuntut untuk mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini. Mau tidak mau, rela tidak rela kita harus bisa memberikan pembelajaran yang setidaknya mampu menyampaikan materi kepada peserta didik dengan berbagai kekurangan dan kelebihan fasilitas dan kemampuan yang kita miliki.

Disinilah peran sebagai guru professional di uji kemampuannya dalam menyingkapi persoalan pembelajaran jarak jauh. Guru harus mampu memberikan pembelajaran yang nyaman, menarik dan mudah serta dapat di ikuti seluruh peserta didik walau pembelajaran di lakukan dengan jarak jauh. Namun saying, tidak semua guru mampu berkreasi dalam pembelajaran jarak jauh ini.

Bagi kami sekolah yang terletak di daerah memiliki problem tersendiri dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh ini, baik dari segi sumber daya manusianya baik guru maupun siswa, tingkat ekonomi siswa sampai pada belum terjangkaunya signal provider penyedia layanan internet.

Pengalaman saya, yang kami lakukan adalah mencari beberapa referensi metoda pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan bisa di lakukan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah kami.

Sebagai guru yang sedikit memahami tentang IT, saya di tuntut mampu memberikan solusi terkait kondisi sekolah kami ini. Ada beberapa Langkah yang saya lakukan dalam mengedukasi rekan guru lainnya terkait proses pembelajaran jarak jauh ini.

Pada awalnya saya hanya memberikan pengetahuan tentang aplikasi Zoom dan Google meet serta google formulir sebagai sarana untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh ini. Google meet dan Zoom sebagai sarana untuk berinteraksi dengan peserta didik sekaligus menyampaikan materi pembelajaran, sedangkan google formulir sarana untuk merekap absensi siswa.

Seiring berjalannya waktu, terjadi permasalahan baik gurunya maupun pada peserta didiknya, dimana saat pelaksaanaan kegiatan proses pembelajaran menggunakan media google meet atau zoom signal putus, signal tidak kuat sehingga pembelajaran terputus begitu saja. Selain terhambat signal, kehadiran siswa tidak sesuai dengan yang di harapkan, sering terjadi ketidak singkronan antara kehadiran saat video call dengan absensi yang terekap pada google formulir. Banyak keluhan yang saya hadapi terkait masalah ini.

Akhirnya saya menawarkan pembelajaran yang simple, mudah di rancang oleh guru, mudah di akses oleh siswa dan yang terpenting siswa yang kesulitan signal bisa mengerjakan saat mereka menemukan titik signal.

Ya, saya tawarkan pembelajaran jarak jauhnya hanya menggunakan google formulir saja, namun di dalam google formulir sudah mencakup Absensi siswa, penyampaian materi oleh guru dan tagihan. Metodenya, beberapa guru saya bekali penguasaan aplikasi office PowerPoint sebagai sarana untuk menyampaikan materi. Kemudian saya kenalkan mereka dengan aplikasi perekam layar PC sebagai media untuk merekam slide materi yang di susun pada PowerPoint dan suara guru dalam menjelaskan materi pembelajaran.

Prinsipnya, Google Formulir saya bagi menjadi tiga bagian, bagian pertama berisi bidodata siswa yang akan kita jadikan acuan absensi mereka, bagian kedua di sisipkan video perekaman PowerPoint yang sudah di jelaskan oleh gurunya, dan bagian ketiga tagihan dari proses pembelajaran saat itu. Alhamdulillah, Sebagian besar guru menyambut baik dan antusias metode pembelajaran jarak jau ini dan tingkat kehadiran siswa meningkat signifikan.

Keberhasilan metode ini mencapai rata-rata 80% dari Analisa yang saya lakukan dari pertemuan – pertemuan yang telah di laksanakan. Walau tingkat keberhasilannya (secara respon) yang kami peroleh tinggi namun ada juga guru yang memilih jalan luring dengan berbagai alasan tentunya. Yang perlu kita cermati bersama adalah, di era pandemi seperti saat ini metode apapun yang kita lakukan (di daerah) untuk mencapai tingkat keberhasilan 90% atau bahkan 100% sangatlah sulit walau metode luring yang kita lakukan.

Dan satu lagi, kita sebagai guru harus mampu menempatkan diri pada posisi yang ada, kita harus berkreasi, berinovasi memberikan pembelajaran yang sesuai pada saat pandemi ini.

Semoga musibah yang terjadi lekas hilang dan proses pembelajaran dapat dilakukan secara normal kembali. Tetap Semangat guru Indonesia.


Oleh : Basuki,S,Kom

Contoh pembelajaran sekolah kami : disini

Friday, 14 August 2020

"Merdeka Belajar" ala Covid 19

0 comments

 “MERDEKA BELAJAR” ALA COVID 19

Kalimat “Merdeka Belajar” sontak menjadi ramai di kalangan pemerhati Pendidikan Ketika kalimat tersebut hadir dari seorang Menteri Pendidikan Kabinet Indonesia Maju (KIM) Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A.

Berbagai opini muncul menyingkapi kalimat “Meredeka Belajar”, bermacam argumen hadir mengupas tentang kalimat “Merdeka Belajar”. Pro Kontra mengiringi perjalanan gagasan Mas Menteri (Sapaan Akrab Pak Menteri Pendidikan) bahkan ada yang ragu akan kredibilitas seoarang Nadiem Makarim, Ya, mungkin karena latar belakang Nadiem Makarim yang sebagai “Bos” Gojek sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis Daring yang notabenenya jauh dari kata “Pendidikan”.

Menarik jika kita fahami dan kaji lebih dalam maksud dari kalimat “Merdeka Belajar” ini. Bukan tanpa alasan Mas Menteri menorehkan prasasti kalimat “Merdeka Belajar”, banyak pertimbangan yang menjadi dasar terciptanya kalimat “Merdeka Belajar”. Banyaknya tagihan yang harus di penuhi oleh pendidik (guru) yang berbanding terbalik dengan peningkatan Pendidikan itu sendiri sehingga tercipta asumsi dalam memenuhi tagihan yang harus di kerjakan guru lebih menyita waktu daripada memberi pembelajaran kepada siswa di kelas, sehingga kelas banyak yang di tinggalkan oleh guru dengan dalil memenuhi kewajiban ke administrasian proses pembelajaran.

Kemudian, Mas Menteri juga menyoroti para siswa yang masih di bebani secara mental dengan angka-angka nilai minimal dari hasil proses akhir pembelajaran,mau tidak mau siswa di tuntut untuk mencapai atau bahkan melewati angka minimal yang telah di tentukan oleh satuan Pendidikan maupun yang telah di tentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Tidak sedikit siswa yang frustasi dengan keadaan ini, bahkan banyak beredar di media televisi, media massa siswa yang bunuh diri hanya di karenakan tidak lulus akibat tidak mampu mencapai angka minimal yang telah di tentukan.

Paling tidak kedua hal itulah yang membuat Mas Menteri mencetuskan kalimat “Merdeka Belajar”,dengan harapan dalam Pendidikan Indonesia ini dapat berjalan dengan guru happy tanpa tekanan wajib mempersiapkan bertumpuk-tumpuk administrasi pembelajaran dan siswa juga happy tanpa di tuntut batas minimal angka dari akhir proses pembelajaran.

Namun sayang “belum kering” kalimat “Merdeka Belajar” itu di ucapkan, cobaan besar melanda Negeri kita bahkan Dunia. Coronavirus disease 2019 atau lebih akrab di sebut Covid 19. Sungguh luar biasa Covid 19 ini mampu melumpuhkan tatanan kehidupan di seantero dunia tidak terkecuali negara tercinta Indonesia. Serangan covid 19 mempora porandakan system kenegaraan kita, segala bidang lumpuh total,hingga harus ada perombakan kebijakan yang harus di lakukan.

Tanpa terkecuali, dunia Pendidikan kita. Yang pada awalnya sudah tersusun rapi, sudah tergambar kemudahan-kemudahan dalam aplikasinya, sudah disambut dengan senyum yang sumringah oleh kalangan pendidik dan peserta didik dan tinggal tunggu “BOOM”nya, semua seolah sirna, semua program harus berubah mengikuti seleksi alam yang sedang terjadi.

Ya,Covid 19 telah merubah secara signifikan tujuan dari kalimat “Mereka Belajar”. Walau Mas Menteri seolah “banting stir” merubah kebijakan namun di lapangan terjadi “tragedi” permaalahn secara majemuk, dari system pembelajarannya, dari kesiapan pengajarnya sampai pada peserta didik dan orangtuanya

Kalimat sakti “Merdeka Belajar” yang diharapkan oleh pelaku dunia Pendidikan seolah tidak mampu memberi setetes embun kegersangan mereka selama ini, justru dengan adanya covid 19 Kalimat “Merdeka Belajar” menajdi belengggu tersendiri bagi guru dan peserta didik bahkan orangtua siswa.

Guru yang belum siap bermanuver dalam proses pembelajaran, beban psikisnya lebih berat dari sebelumnya. Ya, factor Usia yang menjadi alasan ter”sakti” untuk menghindari proses pembelajaran yang di sarankan pemerintah. Dengan usia yang sudah tidak muda lagi menjadikan mereka sulit untuk mempelajari dunia IT yang memang saat ini sangat di butuhkan dalam proses pembelajaran era Covid 19.

Tidak hanya pada guru sebagai pengajar, peserta didik juga mengalami depresi yang cukup menjadi perhatian bersama, di tingkat menengah mereka yang belajar secara daring harus mencari titik signal yang tepat untuk mengikuti proses pembelajaran secara daring. Bagi mereka yang melakukan pembelajaran secara system luring, terutama di tingkat dasar, siswa dan orang tua terbebani dengan banyaknya tugas yang di berikan oleh guru, karena tugas yang bebankan sudah mencakup seluruh matapelajaran sesuai tema untuk 1 minggu.

Persoalan-persoalan di atas timbul karena system Pendidikan kita sedang “sakit” terkena dampak Covid 19.

Walau kalimat “Merdeka Belajar” untuk saat ini belum dapat dirasakan, namun pemerintah melalui Mas Meteri sedang atau bahkan sedang mengembangkan kurikulum darurat yang akan di jadikan jembatan yang menghubungkan pengajar dan peserta didik agar lebih maksimal dan mengurangi persoalan-persoalan yang timbul di dalam proses pemebajaran di era covid 19 ini. 

Semoga “Merdeka Belajar” akan terwujud di dalam kurikulum darurat ini, sehingga bisamenjadi kado kemerdekaan Negeri tercinta Indonesia yang ke 75 …. MERDEKA  

Sunday, 12 November 2017

Aplikasi Administrasi Ujian 2017

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ...
Selamat malam sahabat blogger ... semoga senantiasa sehat wal afiat, sukses dalam berkarya tercapai apa yang di harapkan.


Sahabat blogger ... ceritanya sudah lama sich saya dapat WA dari pulau seberang, isi pesannya ingin dibuatkan Aplikasi Administrasi Ujian, agar mempermudah dan mempercepat penyelesaian administrasi yang berkaitan dengan administrasi yang dibutuhkan selama ujian.


Tuesday, 9 May 2017

10 MODUL PEDAGOGIK PRAKONDISI PLPG 2017

1 comments
Selamat sebelumnya saya ucapkan kepada rekan-rekan pendidik yang tahun 2017 ini terjaring untuk mengikuti PLPG.
Walau sempat tahun 2016 tertinggal atau di pending. Alhamdulillah tahun ini terpanggil untuk mengikuti PLPG tahun 2017.

Namun, ada yang berbeda pelaksanaan PLPG tahun 2017 ini jika dibandingkan dengan PLPG tahun-tahun sebelumnya.

Perbedaan yang membuat para peserta PLPG 2017 adalah salah satunya adalah kegiatan Prakondisi yang harus di laksanakan selama 3 bulan, walau ada yang lebih mengkawatirkan yakni nilai UTN/UKG haris minimal 80.

Mari sama-sama kita berdoa, agar rekan-rekan pendidik yang tahun ini terpanggil untuk mengikuti PLPG 2017 sukses dan lulus semua. Aamiin.

Disini saya ingin berbagi, 10 Modul Pedagogik Prakondisi untuk PLPG 2017

Monggo di download semoga bermanfaat.

Download disini


Oya jika ingin lebih lengkap lagi monggo langsung kunjumgi website www.zuhriindonesia.blogspot.co.id

Wednesday, 3 May 2017

Aplikasi SKL Untuk SMA Jurusan IPA

1 comments

Selamat malam rekan guru semua, semoga malam ini senantiasa diberikan Rahmat, Hidayah serta Kesehatan dan Kesuksesan.

malam ini saya ingin berbagi Aplikasi yang memudahkan kita dalam membuat Surat keterangan Lulus/SKL siswa kelas XII. Aplikasi ini permintaan dari salah satu "kawan". Walau bersifat sangat sederhana, saya berharap aplikasi dapat membantu pekerjaan kita dalam membuat SKL untuk siswa - siswi kelas XII.

bagi yang berminat silakan download aplikasi Surat Keterangan Lulus/SKL ini

Layout :
 















 




























Sunday, 30 April 2017

ID CARD PANITIA/PENGAWAS UJIAN NASIONAL

0 comments
UPDATE 2017


Bagi kawan-kawan yang mendapat tanggung jawab sebagai sekretaris atau seksi perlengkapan (karena saya termasuk seksi perlengkapan dan saya yang membuat id card ini) bingung mesetting id card untuk panitia ujian ?

ni, saya bagi aplikasi sederhana yang dapat membantu kawan-kawan dalam membuat id card panitia ujian.

semoga bermanfaat.

Layout :


Input Data

Print Out ID CARD

Yang tertarik silakan sedot di sini

Sunday, 29 January 2017

Aplikasi K-13 SD Kelas 4 Semester 2 V.1.5

Selamat pagi sahabat pengabdi pendidikan terutama Bapak / Ibu guru yang mengajar di Sekolah Dasar dan terlebih khusus lagi kelas 4.

Aplikasi ini sebagai perbaikan dan penyempurnaan aplikasi terdahulu. Dalam aplikasi ini sudah di atur sebanyak KD per sub tema berdasarkan Buku Guru Revisi 2016.

Aplikasi dapat di download di sini
Revisi download disini
Passwor rar : www.basoeky01.blogspot.com

Friday, 6 January 2017

Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 13 V. 2.3 Berdasarkan Permen 23 Tahun 2016

Selamat pagi sahabat pengabdi dunia pendidikan, semoga sahabat semua senantiasa di beri kesehatan, kesuksesan, keberkahan dan kemudahan, sehingga tetap semangat dalam memberikan transfer ilmu-ilmunya ke anak didik.
Sahabat pengabdi dunia pendidikan, terutama yang berada di Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Tengah, Perhentian Raja, dan sebagian Siak Hulu, Lipat Kain, Gunung Sahilan semoga sehat selalu.
Terdahulu (Semester 1) kita sudah meng-aplikasi-kan aplikasi K-13, namun masih banyak kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan yang terjadi sehingga tidak berjalan secara maksimal, untuk itu secara pribadi saya minta maaf sebesar-besarnya, namun sebagai tanggung jawab sudah semaksimal mungkin untuk menanggapi baik langsung maupun secara e-mail.
Untuk semester 2 ini, untuk menanggulangi beberapa kesalahan link yang tidak jalan semestinya. maka terbitlah Aplikasi versi 2.3. Apa yang beda ? ataukah masih sama ?

Secara menyeluruh berkaitan penilaian masih sama, yang membedakan adalah :
1. Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan sudah di pisah
2. Jurnal Penilaian Sikap Spritual dan Jurnal Sikap Sosial di sertakan dalam aplikasi ini, yang terhubung langsung (ter-rekapitulasi) dalam nilai sikap spiritual dan sosial secara otomatis.
3. Deskripsi di kolom tersendiri tidak tergabung dalam penilaian pengetahuan maupun keterampilan.

Berikut Layout nya :

1. Menu Utama (Mapel)
Pada menu utama, inputkan Nama Guru Bidang Studi, NIP, Mapel, Kelas, TP, Semester, Tanggal, Nama kepala Sekolah dan NIP-nya.

2. Deskripsi (KD Pengetahuan dan KD Keterampilan)
Inputkan KD untuk nilai Pengetahuan dan KD untuk nilai keterampilan (ketikan kata kunci KD nya)

3. Jurnal Spritual dan Jurnal Sosial)


Inputkan tanggal tatap muka, inputkan nama siswa yang di nilai, berikan catan pelanggaran atau kebiasaan baik, berikan nilai 1 pada aspek yang di nilai dan berikan tindak lanjut yang dilakukan oleh guru (spiritual maupun sosial)

4. Sikap Spiritual dan Sosial



Penilaian pada Sikap Spiritual dan Sosial secara otomatis sudah merekapitulasi dari penilaian jurnal Spiritual dan Jurnal Sosial, jadi untuk sikap spritual dan sosial tidak perlu di inputkan lagi.


5. Penilaian Pengetahuan dan Penilaian Keterampilan


Penginputan seperti biasa, "Sudah jelas"

Itu sekilas Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 berdasarkan permen 23 Tahun 2016.

Anda tertarik ?????

Silakan di Donwload di sini
Password Rar : k-13

Monday, 11 July 2016

Aplikasi Administrasi Guru Bidang Studi V. 1.0

0 comments
Hallo, sebelumnya saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Karena saya merasa banyak salah dan khilaf kepada agan-agan di dunia maya ini.

Liburan panjang Ramadhan - Lebaran berakhir sudah. sudah waktunya kita "para guru" kembali ke sekolah menyalurkan ilmu yang kita miliki untuk siswa-siswi baru maupun yang sudah lama.

Biasa, orang bekerja pasti harus membawa alat untuk bekerja, begitu juga dengan Guru, sudah harus mempersiapkan alat untuk segala sesuatunya dalam proses belajar mengajar.
Nah salah satu alat yang diperlukan oleh guru adalah kelengkapan administrasi yang harus dimiliki, terlepas dari Perangkat Pembelajaran RPP maupun Silabus.

Pada bulan ramadhan kemarin, saya mencoba meng-aplikasikan administrasi guru yang ada di sekolah saya, yang pada awalnya masih berupa buku.

Banyak kendala dalam pengisian buku administrasi guru bidang studi tersebut, diantaranya masih banyak yang belum faham dalam pengisiannya terutama pada bagian analisis soal. selain itu, semua masih manual, baik dalam menganalisis soalnya, rekap absensinya bahkan pengolahan nilainya. Hal menyebabkan banyak buku administrasi tersebut tidak di isi.

Sebagai salah satu staf yang mengerti dengan Komputer "walau masih selalu belajar" menggugah saya untuk membuat/mengapliksikan buku administrasi tersebut menjadi suatu aplikasi yang saling terkoneksi antara lembar yang satu dengan yang lainya sehingga akan mempermudah guru dalam penginputan datanya.

Cukup melelahkan memang dalam perancangan aplikasi tersebut, hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan saya dalam dunia komputer terutama dalam pengolahan rumus-rumus.

Alhamdulillah, dengan beberapa kali perbaikan "karena muncul ide-ide" yang saya rasa akan lebih mempermudah dalam pengoperasiannya.

Sekilas Screenshoot Aplikasi Administrasi Guru Bidang Studi V. 1.0
Input Data guru Bidang Studi dan Kepala Sekolah
Tatap Muka
Pada menu Tatap Muka terdiri dari menu Pilihan Absen, Nilai, Nilai Sikap Sosial, Nilai Sikap Spiritual dan Buku Batas Pelajaran (materi tersampaikan)
Pada menu absensi berisi absensi siswa per pertemuan, sekaligus rekap absensi selama satu semester
Pada Menu Nilai, seluruh tagihan baik berupa project, PR, Latihan, Ulangan Harian, UTS, Ulangan Semester sekaligus rekap untuk nilai sikap sosial dan sikap spiritual dan Nilai akhir untuk rapor semua sudah berjalan secara otomatis.
Menu Sikap Sosial : terdiri dari aspek-aspek penilaian sikap sosial
Menu Skap Spiritual : terdiri dari aspek-aspek penilaian sikap spiritual
Menu Materi tersampaikan : berisi tentang
1, Hari dan tanggal Pertemuan
2. Standar Kompetensi
3. Kopetensi Dasar
4. Materi "yang sedang di sampaikan"
5. Materi "Kelanjutan materi untuk pertemuan selanjutnya"
6. Tagihan
7. Siswa tidak hadir (Siswa tidak hadir pada pertemuan yang sedang berlangsung secara otomatis di ambil dari absensi siswa saat itu, jadi tidak perlu mengetikan ulang"
8. Keterangan



Menu Analisis Ulangan 1, Ulangan 2, dan MID Semester
Data Awal Merupakan data siswa, Kunci Jawabab Soal Ulangan, Jawaban Siswa, Jumlah Soal dan Nilai Siswa
Nilai Ulangan : Berisi Nama Siswa, Kelas, Jumlah Benar, Nilai Siswa dan Nomor Soal Jawaban Siswa yang salah (otomatis)
Daya Serap : Berisi No Soal, Kunci Jawaban Soal, Persentase Daya Serap, Kualifikasi Soal, Daya pembeda Soal, dan Kategori Soal "Soal Muda, Soal Sedang dan Soal Sukar (otomatis)
Kelompok Bawah dan Atas : Mengelompokkan siswa yang mendapat nilai tinggi dan nilai rendah (otomatis)
DAYA PEMBEDA dan Kategori Soal : No Soal, Kunci Soal, Daya pembeda, kategori soal "Soal Ditolak, soal diterima, Soal diterima dan diperbaiki, Soal diperbaiki, soal ditolak (otomatis)



Berisi Nama Siswa, No Soal yang Salah, Soal, Nilai Awal dan Nilai Perbaikan
Pembuatan Soal Ulangan Harian1, Ulangan Harian 2 dan Ulangan MID Semester
Penulisan Soal, Dokumen Soal, Kartu Soal dan Dokumen Kisi-Kisi Soal, dan Naskah Soal Untuk Siswa, Semua Otomatis Kecuali Penulisan Soal. 

Input Soal

Demikian sekilas screenshoot dari aplikasi administrasi guru bidang studi.
Bagi yang berminat silakan Hub. 085363434551 atau inbox FB. Basoeky Faqod, BB. 56D07F31 atau Email : basoeky_it@yahoo.co.id

Download Aplikasi


Saturday, 7 May 2016

APLIKASI IJAZAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)

3 comments
UPDATE 2017

Sudah lama tidak mengisi blog, hmmm ...
kebetulan ada sedikit kerjaan, membuat Surat Keterangan (Ijazah) untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Sedikit otak-atik dengan Excel Alhamdulillah terbentuklah "aplikasi" yang amat sangat sederhana.
Sederhana ... ya .. karena hanya bermain di rumus-rumus excel sedikit saja.

Bagi yang saat ini sedang menerima Jasa Pembuatan Surat keterangan (Ijazah) PAUD semoga hasil pencetan tangan ini di keyboard ini bisa membantu ....


Layout 

Caranya penggunaannya cukup simple ...
Sekali buka filenya .. saya yakin langsung bisa menggunakannya ...
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Jika ada yang perlu di tanyakan/perlu disempurnakan, silakan berikan commentnya.
Yang berminat silakan Unduh di sini

Update 24 April 2017




Download di sini

Tuesday, 10 November 2015

Aplikasi UKG Versi Android Seluruh Mata Pelajaran

Terkadang niat baik masih juga ada yang salah tafsir, ya ga papalah. Yang penting saya benar-benar ingin berbagi.
Oke dech lupain jalah, yang berminat monggo silakan di download saja.

Semoga bermanfaat.

1.     Sosiologi SMA Silakan di                           Download
2.     Sejarah SMA Silakan di                              Download
3.     Seni Budaya SMA silakan di                       Download
4.     Soal UKG Prakarya SMA Android Download
5 Soal UKG Penjaskes SMA Android Download
6 Soal UKG PAI SMA Android         Download
7 Soal UKG Agama Kristen SMA Android Download
8 Soal UKG Agama Katholik SMA Android Download
9 Soal UKG Geografi SMA Android Download
10 Soal UKG Fisika SMA Android         Download
11 Soal UKG Ekonomi SMA Android Download
12 Soal UKG BK SMA Android                 Download
13 Soal UKG Bhs Prancis SMA Android Download
14 Soal UKG Bhs Jepang SMA Android Download
15 Soal UKG Bhs Inggris SMA Android Download

16 Soal UKG Biologi SMA Android Download
17 Soal UKG Agribisnis Unggas SMK Android Download
18 Soal UKG Pkn SMK Android Download
19 Soal UKG Bhs Jawa SMK Android Download
20 Soal UKG Bhs Jawa SMA Android Download
21 Soal UKG Pkn SMA Android Download
22 Soal UKG Matematika SMK Android Download
23 Soal UKG Kimia Industri SMK Android Download
24 Soal UKG Kimia SMA Android Download
25 Soal UKG Matematika SMA Android Download
26 Soal UKG Bhs Indonesia SMA Android Download
27 Soal UKG Bahasa Indonesia SMP versi Android Download
28 Soal UKG Bahasa Inggris SMP versi Android Download
29 Soal UKG Bahas Jawa SMP versi Android Download
30 Soal UKG IPS SMP versi Android Download

31 Soal UKG Matematika SMP versi Android Download
32 Soal UKG Penjaskes SMP versi Android Download
33 Soal UKG PKn SMP versi Android Download
34 Soal UKG Seni Budaya SMP versi Android Download
35 Soal UKG Tata Boga SMP versi Android Download
36 Soal UKG TIK SMP versi Android Download
37 Soal UKG Guru SDLB versi Android Download
38 Soal UKG Guru Penjaskes SD versi Android Download
39 Soal UKG Guru PAUD TK untuk Android Download
40 Soal UKG Guru Kelas SD untuk Android Download
41 Soal UKG IPA Versi Android Download

Selamat belajar semoga lulus semua. Amin ....