Pages

Monday, 8 July 2013

MOS SMPN 1 PERHENTIAN RAJA

0 comments

MASA ORIENTASI SISWA
MOS SMPN 1 PERHENTIAN RAJA
T.P. 2013 – 2014
A.            Latar Belakang
Hari-hari pertama masuk sekolah merupakan bagian dari hari efektif belajar perlu diarahkan dan diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, namun tetap dalam suasana gembira dan menyenangkan serta mempunyai nilai positif bagi segenap warga sekolah.
Kegiatan hari-hari pertama masuk sekolah ini diberi nama “Masa Orientasi Siswa” yaitu, merupakan serangkaian kegiatan pertama masuk sekolah pada setiap awal tahun pelajaran baru yang berlangsung selama 3 hari.
SMP Negeri 1 Perhentian Raja pada tahun ajaran 2012-2014 juga melaksanakan kegiatan Masa Orientasi Siswa sebagai wahana pengenalan siswa terhadap lingkungan sekolahnya yang baru.
 B.            Landasan
1.       Kepmendikbud No. 0255/U/1976, tanggal 15 Oktober 1976, tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan.
2.       Keputusan Dirjen Dikdasmen No. 149/Kep/PP/1998 tanggal 8 Mei 1998 tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Bagi Sekolah Dalam Lingkungan Pembinaan Ditjen Dikdasmen Depdikbud Tahun Pelajaran 1998/1999.
3.       Surat Edaran Ditjen Dikdasmen No. 4186/C/PP/1998 tanggal 8 Mei 1998 tentang Kalender Pendidikan tahun pelajaran 1998/1999.
4.       Surat Direktur Jenderal Dikdasmen No. 5181/C/MN/1998, tanggal 12 Juni 1998, hal Kegiatan hari-hari Pertama Siswa Baru SLTP dan SLTA.
5.       Keputusan Dirjen Dikdasmen No. 210/C/Kep/PP/1998 tentang perubahan ketentuan pasal 4 dan 5 keputusan Dirjen Dikdasmen No. 149/C/kep/PP/1998.
6.       Surat Dirjen Dikdasmen No. 5571/C/PP/1998 tanggal 24 Januari 1998 perihal perubahan edaran Dirjen Dikdasmen No. 4186/C/PP/1998 tanggal 8 Mei 1998.

C.            Fungsi
                Mempersiapkan siswa sebagai warga sekolah yang baik melalui pengenalan sekolah dan lingkungannya, serta peraturan yang berlaku di sekolah. Selanjutnya diharapkan siswa dapat bersikap dan betingkah laku sesuai dengan nilai-nilai luhur, dan dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik.
                Meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa dalam mendukung terwujudnya sekolah sebagai lingkungan pendidikan, yakni sebagai tempat proses pembudayaan kehidupan, meningkatkan dan melaksanakan prinsip-prinsip 7K (Kebersihan, Keamanan, Ketertiban, Keindahan, Kerindangan, Kekeluargaan dan Keselamatan/Kesehatan) sehingga memiliki rasa bangga dan senang menjaga nama baik sekolahnya.

D.            Tujuan
                Kegiatan hari-hari pertama masuk sekolah atau MOS bertujuan agar para siswa baru Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama lebih mengenal kehidupan lingkungan sekolah, dapat segera menyatu dengan warga sekolah, mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga sekolah, sehingga siswa lebih cepat beradaptasi dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah serta mampu berperan aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan di sekolah.

E.            Waktu Pelaksanaan
                Masa orientasi siswa dilaksanakan selama tiga hari belajar pada hari-hari pertama masuk sekolah setiap tahun pelajaran baru. Pelaksanaan kegiatan diklasifikasikan sesuai hobi yang telah diisi siswa (berdasarkan Jati Diri).
                Dalam hal ini SMP Negeri 1 Perhentian Raja menyelenggarakan kegiatan MOS pada tanggal 01 sampai dengan 03 Juli 2013.

F.            Kepanitiaan MOS
Penanggung Jawab 1      : Drs. H.  Masri YM
Penanggung Jawab 2      : Dra. Elda Hartati
Ketua                            : Drs. Masyuti Yusa
Sekretaris                      : Basuki
Bendahara                     : Sanjari Kumara Nengrum, S.T
                Seksi                      : 1. Kesenian                                      : Lena Marni, A.Md
                                                  2. Wiyatamandala                           : Asran Pulungan, S.Ag
                                                  3. PBB                                           : Pelatih Pramuka (Kak Said)
                                                  4. Tata Krama Siswa                      : Murtaningsih, S.Pd
                                                  6. Cara Belajar                               : Arneli, S.Pd
                                                  7. Pengenalan Sekolah                    : M. Sartuni, S.Hi
                                                  8. Koordiator Lapangan (Upacara) : M. Hairin
                                                                                                          Nurikhsani, S.Pd
                                              Anggota       : Seluruh Anggota OSIS SMPN 1 Perhentian Raja
G.           Pembagian Nama Kelompok
                Pada MOS tahun Pelajaran 2013-2014 mengangkat nama-nama Pulau di Indonesia yang belum memasyarakat namanya sebagai nama nama kelompok.
Kelompok I                         : TANGKOS (Bengkulu)
Kelompok II                        : PELEPAH (Sumatra barat)
Kelompok III                      : BERONDOLAN (Maluku)
Kelompok IV                      : JANJANGAN (NTT)
Kelompok V                       : ANGKONG (kalsel)
Kelompok VI                      : SAWIT (Sumbawa)

H.           Atribut MOS

Topi                       : Terbuat dari karton berbentuk tabung tinggi 30 cm
 Kalung                  : permen 20 buah
                                  Sosis 2
                                 Kompeng 1
 Tas                         : Kantong Plastik Asoi 2 warna
 Nama Dada         : Karton 25 x 20 cm         
 Selain Atribut di atas peserta MOS juga diwajibkan membawa :
1.       Alat Ibadah (Mukena dan Sarung)
2.       Makan Siang
3.       Alat Tulis

4.       Perlengkapan lain-lain yang telah di tentukan
I.             Jadwal  Pelaksanaan MOS
No
Waktu
Jenis Kegiatan
Tutor/Pelaksana
SENIN, 01 JULI 2013
1
2
3
4
5
6
07.30 - 09.00
09.00 – 09.30
09.30 – 10.00
10.00 – 10.15
10.15 – 11.00
11.00 – 11.45
Upacara Pembukaan
Atraksi Yel-Yel
Istirahat
Menyanyikan Lagu Perjuangan
Pengenalan Sekolah
Tata Krama Siswa
Kepala Sekolah
Koordinator lapangan
===================
Lena Marni, A.Md
M. Sartuni, S.Hi
Murtaningsih, S.Pd

NO
Waktu
Jenis Kegiatan
Tutor/Pelaksana
SELASA, 02 JULI 2013
1
2
3
4
5
07.30 - 09.00
09.00 – 09.30
09.30 – 10.30
10.30 – 11.00
10.15 – 12.00
Upacara Bendera
Wawasan Wiyatamandala
PBB
Istirahat
PBB
Drs. Masyuti Yusa
Asran Pulungan, S.Ag
Kak Said
===
Kak Said


NO
Waktu
Jenis Kegiatan
Tutor/Pelaksana
RABU, 03 JULI 2013
1
2
3
4
5
6
7
8
9
07.30 - 09.00
09.00 – 09.30
09.30 – 10.00
10.00 – 10.15
10.15 – 11.00
11.00 – 11.45
11.45 – 12.30
12.30 – 13.30
13.30 - selesai
Upacara Bendera
Cara Belajar Yang Baik
Istirahat
5 K
GAME
ISHOMA
Lain-lain
Upacara Penutupan

Dra. Elda Hartati
Arneli, S.Pd
===
Seluruh Peserta
Pramuka
====
Panitia
Dra. Elda Hartati

J.             Harapan
Pelaksanaan MOS berjalan dengan aman dan lancar.
K.            Kesimpulan
                Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) SMPN1 Perhentian Raja T.P. 2012-2013 telah berjalan dengan lancar, semua kegiatan 90% berjalan sesuai dengan ketetapan yang telah disusun. Namun demikian ada beberapa catatan yang perlu dibenahi untuk kegiatan MOS yang akan datang, yakni :
1.       Waktu Pelaksanaan dalam kegiatan MOS perlu di perhatikan dengan sangat, sehingga tidak ada lagi jenis kegiatan yang tidak terlaksana.
2.       Tutor harus lebih menyadari dengan waktu yang telah disediakan sehingga tidak menimpa (terpakai) waktu kegiatan lainnya.
3.       Perlu adanya ketegasan dari Panita Pelakana mengenai jadwal kegiatan yang telah ditentukan, hal ini untuk menghindari rencana yang telah di susun dalam kegiatan tidak terlaksana.
4.       Semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan MOS harus ikut andil dalam kegiatan.
5.       Segala bentuk kegiatan MOS hendaknya diserahkan sepenuhnya kepada panitia MOS agar tidak terjadi tumpang tindih bentuk intruksi yang disampaikan kepada kakak pembimbing MOS.
6.       Kegiatan MOS sebaiknya di lakukan pada saat kelas VIII dan IX libur, ini untuk memghindari majelis guru yang ikut serta dalam kegiatan MOS tidak sibuk dengan kegiatan daftar ulang siswa dan pengaturan ruang kelas, atau kegiatan sekolah lainnya diaksanakan setelah kegiatan MOS selesai.
7.       Ditentukan tempat pelaksanaan yang jelas, sehingga tidak terganggu dengan kegiatan lainya. (Ruangan, Pada Hari terakhir terusir dari ruangan biasa karena di susun untuk ruang belajar)
8.       Perlu mendapat perhatian khusus untuk panitia MOS (Konsumsi dan snack)
                                                                                                                       Hangtuah,  Juli 2013
                      Sekretaris                                                                                           Ketua



                      B A S U K I                                                                            Drs. MASYUTI YUSA

Mengetahui,
Kepala Sekolah




Drs. H. MASRI, YM
NIP. 195605071983011002




Pembagian Kelompok MOS Siswa Baru
Kelompok 1


Kelompok 2

Kelompok 3
TANGKOS


PELEPAH

BERONDOLAN









Pendamping :


Pendamping :

Pendamping :
1.
Bagus


1.
Ilham

1.
Rendi
2.
Bima


2.
Sandi

2.
Putra
3.
Rofiangatul


3.
Rizka

3.
Rosa
4.



4.
Nelli

4.
Tenty
Nama Anggota


Nama Anggota

Nama Anggota
Ketua :


Ketua :

Ketua :
No
Nama


No
Nama

No
Nama
1
Ferry rahmat Irawan


1
Arahap Ujeng S Ghana

1
Sefri Debi
2
Toni Haulian pane


2
Febri Cantona

2
Ibnu Pratama
3
Fajar Tri Romadhoni


3
Ramad Andi

3
Yudika Ermanysah
4
Aditya Eka Prasetya


4
Widia Narko

4
Kriman Rela menanti Gea
5
Motius Mendrofa


5
Robima Sinulingga

5
Ramona Syahputra
6
Bisma tulloh


6
Andre Rexky P

6
Jepri Wahyuda
7
Ghofur


7
Rio Mahendra Pohan

7
Hardianto
8
Dino Saputra


8
Pebi Kurniawan

8
Rudi Rulian
9
Julinus Gulo


9
Puja Noveraldi

9
Indra suryatma
10
Yuliana Sari


10
Ezra Apriyanti

10
Jumika Kasih Karunia Br. Batubara
11
Endang Hadiyanti


11
Windi Widiawati Wangsa Dewi

11
Yabes Vebyola
12
Arum Mundjiatun


12
Fika Mualifah

12
Suni Adonia Telaumbanua
13
Salsa vira indriyani


13
Tina Zathi Febriani

13
Dhea Ayu Fittri
14
Safna Ardiyanti


14
Mai Rohvina

14
Riska Amelia
15
JENI Kristina Lase


15
Dinda Lestari

15
Lina Erlina
16
Oktaviani Humedu


16
Gustria Suci Masni dayan

16
Evnike Destria Putri
17
Anggita Putri


17
Nurfadila

17
Yeni Harahap
18
Melania Pebriyanti


18
Elfira Noviana NST

18
Ella Afnafya
19
Vina Apriani


19
Carles Siregar

19
Rezky Wahyudi











Kelompok 5

Kelompok 6
JANJANGAN


ANGKONG

SAWIT









Pendamping :


Pendamping :

Pendamping :
1.
Putra sya'ban


1.
Ibnu

1.
Eko Irnanda
2.
faruq Murtadho


2.
Marhein

2.
M. Fadillah
3.
Nurrahdani


3.
Alisma

3.
dinda
4.
Hany Handayani


4.
Salsa

4.
Bella
Nama Anggota


Nama Anggota

Nama Anggota
Ketua :


Ketua :

Ketua :
No
Nama


No
Nama

No
Nama
1
Rizky Syahludin


1
Alan ferdinan P

1
Riski
2
M. Rizla Tanjung


2
M. Zulfikar

2
Rico Yuliawanto
3
Rozi syahputra


3
Ramanda R.P

3
Anelka Manalu
4
landong Leo Lensus S


4
M. Wahyu

4
Asep Supriatna
5
Rendi fadli


5
M. Royyan

5
Denny Cristian karo-karo
6
Doni tri Anggara


6
Leonardo P

6
Edi Syahputra
7
teguh Indrawan


7
Arief Setiawan

7
Erick Andry Siagian
8
Dion Adi Puloh


8
Ade Hendrik Budiyanto

8
Sei Hartono Naibaho
9
Mursid Ahmad Khoiri


9
Darmansyah Siregar

9
Solo dedi perdamaian N
10
Iva Kurnia


10
Sella Patrisia

10
Tiara Gustryanti
11
Desa Ariawana Putri


11
Sari Aini

11
Uspha Arum Anjarsari
12
Nur istiqomah


12
Noer Afnie Octavia

12
Annisa Zulaika
13
Rosa Amelia


13
Sri Lestari

13
NurfadillaH
14
Ria Mujiyanti


14
Nila Wahyuni

14
Aida Rindiani
15
Nadia Dwi Utari


15
Yully Anna br. Sinaga

15
Ria Ariati
16
Dwi Putri Karunia


16
Mila Rostina

16
Yulisa
17
Titis Dwi Andari


17
Tri Dewi Indah lestari

17
retta Anglea
18
Kholiza Br. Sinaga


18
mela Lestari

18
Farida Hanum
19
Iqball Rizky









                                                                                                                       Hangtuah,  Juli 2012
                     Bendahara                                                                                          Ketua



            Hj. Sri Yuliarti, S.Pd                                                                   Drs. MASYUTI YUSA
      NIP. 196307211984122001


Mengetahui,
Kepala Sekolah




Drs. H. MASRI, YM
NIP. 195605071983011002





 

GALERI


















































































Saturday, 8 June 2013

Kisi-Kisi Soal Ujian Semester Genap Kelas I, II

0 comments
Bagi yang mau dapat kisi-kisi soal ujian semester ini, silakan kunjungi web sekolah kita ya .....
disana sudah ada berbagai contoh-contoh soal. pelajari saja, mudah-mudahan dari berbagai contoh soal yang ada dapat memudahkan kalian dalam menjawab soal ujian, dan semoga mendapatkan nilai yang baik, dan tentuany NAIK KELAS .....

Klik di sini untuk kisi-kisi kelas VII


Klik di sini untuk kisi-kisi kelas VIII

Monday, 3 June 2013

Sertifikasi Guru 2013

0 comments
Tahap penetapan calon peserta Sertifikasi Guru (Sergu) 2013 dimulai dengan Uji Kompetensi Awal (UKA). Seluruh calon peserta sertifikasi guru tahun 2013 akan mengikuti uji kompetensi yang berlokasi masing-masing kabupaten/kota. UKA 2013 dijadwalkan Februari dan sertifikasi guru dimulai April 2013 melalui tiga pola. Berikut rencana jadwal tahapan sertifikasi guru 2013 sebagaimana Lampiran Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2013:
Januari 2013, Verifikasi data pada Format Verifikasi

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mencetak format verifikasi data dari Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG). Dalam format ini sudah berisi data guru yang diperlukan untuk proses sertifikasi guru berdasarkan hasil pemutahiran data guru yang telah dilaksanakan oleh operator Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Format tersebut diberikan kepada peserta untuk diverifikasi dan dikoreksi kebenaran datanya……..

Data guru yang akan mengikuti sertifikasi guru harus benar dan valid karena data tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2013 menetapkan soal uji kompetensi, bidang studi sertifikasi, dan data yang akan dicantumkan dalam sertifikat pendidik. Oleh karena itu, guru harus melakukan verifikasi dan koreksi data yang tercantum pada format verifikasi data. Semua koreksi data didasarkan atas dokumen pendukung.
Februari – Maret 2013
1. Pelaksanaan Uji Kompetensi Awal (UKA)
Uji kompetensi rencana akan dilakukan secara online bertempat di TUK yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Masing-masing calon peserta akan mendapat Kartu Peserta Uji Kompetensi yang dapat dicetak dari AP2SG. Bidang studi yang akan diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi guru yang telah ditetapkan.
2. Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2013
Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (PSDMPK-PMP) menetapkan peserta sertifikasi guru tahun 2013 berdasarkan: 1) urutan prioritas penetapan peserta; 2) hasil perangkingan berdasarkan usia, masa kerja, dan pangkat/golongan; 3) skor uji kompetensi. Hasil penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 akan diinformasikan melalui website.
3. Pencetakan Format A0
Guru yang telah ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2013 mencetak Format A0 dari AP2SG. Format A0 berisi data calon peserta sertifikasi guru hasil perbaikan data yang dilakukan oleh operator dinas pendidikan kabupaten/ kota. Peserta sertifikasi guru tahun 2013 melakukan verifikasi dan koreksi kembali terhadap data yang tercetak tersebut. Pada tahapan ini guru wajib menetapkan pola sertifikasi guru, yaitu:
a. penerbitan sertifikat pendidik secara langsung (PSPL)
b. portofolio (PF)
c. pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG)
4. Verifikasi Berkas Peserta Sertifikasi Guru 2013
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota memverifikasi dokumen/berkas peserta sertifikasi guru. Verifikasi data mencakup kebenaran dan kesesuaian data antara Format A0 dengan dokumen pendukung, dan kelengkapan jenis dokumen/berkas sertifikasi guru.
5. Persetujuan (Approval) Format A1 dan Penetapan Nomor Peserta Sertifikasi Guru
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) melakukan verifikasi dokumen/berkas sertifikasi guru bagi peserta sertifikasi tahun 2013 yang telah ditetapkan. LPMP melakukan verifikasi kelengkapan dengan cara mengisi format verifikasi kelengkapan data yang sudah diisi oleh guru dan dinas. Kemudian LPMP melakukan persetujuan (approval) terhadap data peserta melalui AP2SG. Setelah persetujuan dilakukan, maka sistem AP2SG akan memberikan nomor peserta. Kemudian Format A1 baru dapat dicetak. Batas waktu pelaksanaan verifikasi dan validasi berkas di LPMP sampai dengan tanggal 31 Maret 2013
April – Agustus 2013, Pelaksanaan Sertifikasi Guru 2013
Adapun 3 (tiga) pola sertifikasi guru yaitu: (1.) penerbitan sertifikat pendidik secara langsung (PSPL), (2.) portofolio (PF), dan (3.) pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG). Salah satu perubahan yang mendasar dari pelaksanaan sertifikasi guru adalah pemberian modul/bahan ajar PLPG lebih awal. Tujuannya agar guru mempunyai waktu yang cukup untuk mempelajari dan mempersiapkan diri secara substansi dalam mengikuti PLPG. Disamping itu, guru diberi informasi tentang proses PLPG dan tugas-tugas yang harus diselesaikan.
Walaupun jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dimulai April 2013, awal penyelenggaraan tergantung pada setiap Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Jadwal akan dibuat dengan pertimbangan antara lain kegiatan kampus (perkuliahan) dan jumlah peserta sertifikasi pada rayon yang bersangkutan.

Tuesday, 16 April 2013

CERPEN HARDIKNAS

0 comments

Ali mendapat inspirasi dari Elvira supir trans Jakarta Blok M-Kota yang memakai pakaian daerah Palembang pada hari Kartini. Semingggu sebelum dan sesudah Hari Pendidikan nasional (2 Mei), ia ke sekolah memakai pakaian daerah. Beberapa hari pertama, ia sempat menarik perhatian. Para murid tercengang. Tapi tidak ada yang berani bertanya. Semuanya hanya senyum-senyum menganggap guru itu mau sok nyentrik. Guru-guru lain hanya pandang-pandangan. Mereka pikir Ali sedang berusaha untuk menarik perhatian. Ada kabar burung ia jatuh cinta pada Bu Ani, guru baru yang selalu mengajar dengan memakai baju kurung.
Tetapi ketika Ali masih terus memakai pakaian daerah selama seminggu, Kepala Sekolah, kontan memanggil.
“Pak Ali, apa sebenarnya missi Pak Ali, mengajar dengan memakai pakaian daerah?”
Ali terkejut. Ia sendiri ketika pertama kali memakai pakaian daerah merasa kikuk. Tetapi setelah satu minggu, ia lupa itu pakaian daerah. Ia menganggapnya sebagai pakaian biasa. Baru ketika Kepala Sekolah menegur, ia sadar kembali ia sudah memakai pakaian daerah.
“Maaf Pak, saya tidak ada missi apa-apa. Saya hanya mencoba menyambut Hari Pendidikan Nasional, untuk mengingatkan anak-anak betapa pentingnya pendidikan. Sebab kebanyakan mereka nampaknya sekolah karena terpaksa, dipaksa oleh orang tuanya.”
“Tapi kan hari Pendidikan sudah lewat?”
“Betul, Pak.”
“Berapa lama Pak Ali mau pakai pakaian daerah begini?”
“Ya kalau diperkenankan, untuk seterusnya, Pak.”

Kepala Sekolah terkejut.
“Tapi kita kan sudah punya seragam sekolah. Pak Ali tidak suka seragam kita? Ini protes?”
“Sama sekali tidak, Pak..”
“Kalau begitu, saya minta supaya Pak Ali kembali mengenakan seragam sekolah saja kalau sedang mengajar. Di luar sekolah terserah Pak Ali.”

Ali tidak menjawab. Sebenarnya kalau tidak disuruh berhenti, ia memang sudah merencanakan untuk kembali mengajar dengan pakaian seragam guru. Tapi karena dilarang, tiba-tiba ia ingin melawan.
“Maaf Pak, “kata Ali kemudian dengan sopan, “apa memakai pakai daerah kalau sedang mengajar itu membuat ilmu yang kita ajarkan kepada murid-murid jadi cacad?”

Kepala sekolah ketawa.
“Tentu saja tidak.”
“Kalau begitu apa salahnya guru memakai pakaian daerah ke sekolah, Pak?”
“Tidak ada.”
“Tapi kenapa saya dilarang?”
“Karena sekolah kita sudah punya seragam untuk guru yang sedang mengajar. Kalau di luar jam pelajaran, Pak Ali memakai pakaian apa juga terserah. Kesepakatan sebaiknya tidak dilanggar, Pak Ali, nanti jadi preseden yang buruk Kita guru harus menjadi teladan murid-murid, Pak Ali.”

Ali terdiam. Kepala Sekolah merasa Ali sudah setuju. Tapi esoknya, Ali tetap saja mengajar dengan memakai pakaian daerag. Tentu saja ia kembali dipanggil.
“Pak Ali kelihatannya belum mengerti maksud saya, silakan memakai seragam guru kalau sedang mengajar.” Kata Kepala Sekolah dengan nada mulai keras.
“Saya sudah mencoba, Pak. Tapi badan saya tidak mau berangkat kalau pakai seragam. Jadi saya terpaksa memakai pakaian daerah kembali.”

Kepala Sekolah hampir saja tersenyum karena jawaban itu lugu dan lucu. Tapi guru-guru lain yang mendengar percakapan itu sudah terlebih dahulu ketawa. Kepala Sekolah, lalu menaikkan suaranya.
“Kalau Pak Ali tidak mau mematuhi aturan sekolah, lebih baik jangan mengajar!”
“Kenapa Pak?”
“Sebab desiplin adalah salah satu yang lemah dalam pendidikan kita. Kita pintar membuat aturan, tetapi tidak mampu melaksanakannya, sehingga semua aturan itu mubazir. Kita baru saja memperingat Hari Pendidikan. Memegang desiplin adalah salah satu dari usaha yang konkrit kalau mau memperingati Hari Pendidikan dengan sungguh-sungguh. Pak Ali mengerti maksud saya?”
“Saya mengerti. Bapak melarang saya mengajar memakai pakaian adat.”
“Bukan.!”

Ali tercengang.
“Saya melarang semua guru di sini untuk melanggar kesepakatan yang sudah kita sepakati bersama. Guru kalau mengajar harus memakai pakaian seragam guru sebagaimana juga murid kalau masuk harus memakai pakaian seragam murid. Kita tidak hanya mendidik murid menjadi pintar, tetapi kita juga mendidik jiwa murid untuk dewasa dengan memegang tegun desiplin. Dan itu caranya dengan memberikan contoh. Saya tidak memperkenankan guru memberi contoh buruk, melanggar desiplin! Paham?”
Ali terkejut karena suara Kepala Sekolah lantang, sehingga guru-guru yang lain mendengar. Meskipun tidak menjawab, esoknya, Ali tetap saja ke sekolah memakai pakaian daerah.

Ketika Ali hendak masuk gerbang sekolah, satpam langsung menahan.
“Maaf Pak Ali, kami tidak mengizinkan Bapak mengajar tanpa memakai pakaian seragam sekolah.”
“Tapi ini pakaian daerah, ini lebih tinggi dari pakaian seragam sekolah.”
“Maaf, Pak. Saya hanya menjalankan perintah.”
“Dalam militer yang pangkatnya lebih tinggi, dihormati oleh yang pangkatnya di bawah.”
“Tapi ini sekolah, Pak!”
“Sama saja. Kalau mau belajar desiplin, militer adalah biangnya. Jadi kalau mau menegakkan desiplin harus menghormati yang pangkatnya lebih tinggi! Buka pintunya!”

Satpam itu bingung. Tapi ketika Ali mau masuk, satpam cepat menghalangi.
“Aku guru, aku mau mengajar!”
“Saya hanya menjalankan tugas, Pak!”

Terjadi ketegangan. Tiba-tiba entah siapa mulai terjadi perkelahian. Murid-murid keluar dari ruangan dan kemudian rama-ramai melerai. Kedua belah pihak ditenangkan. Setelah semuanya reda, lalu Bu Ani maju dan berbicara kepada semuanya.
“Anak-anakku semua para pelajar, itulah tadi contoh ketidakseimbangan pendidikan kita. Sekolah seyogyanya menumbuhkan kecerdasan dan sekalian kebijakan, sehingga kita tidak perlu berantem karena hal-hal yang tidak perlu. Keplok tangan buat Pak Ali, Bapak Kepala Sekolah dan Satpam yang sudah memerankan peranannya dengan bagus!”
Semua murid berikut para guru berkeplok riuh.

HARDIKNAS : Cerpen Putu Wijaya

Monday, 8 April 2013

Nama-Nama Guru Honorer Uji Public K2 Kab. Kampar

0 comments
Bagi guru honorer yang termasuk K2 boleh sedikit lega, karena pada tanggal 4 April 2013 yang lalu telah di umumkan nama-nama guru honorer K2.

Bagi yang belum sempat lihat pengumuman di BKD dapat di lihat di bawah ini, dan selamat bagi namanya sudah ada semoga kita sukses kedepannya dan benar-benar menajdi PNS ... Amin




Kalau Mau Lebih Jelas silakan download filenya di sini 




Monday, 18 February 2013

UN, Satu Kelas 20 Paket Soal


PEKANBARU - Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat dan SMP dijadwalkan berlangsung April 2013. Untuk meminimalisir kecurangan selama UN, soal ujian akan dibagi dalam 20 paket untuk satu kelas.

Kabid SMA Disdik Kota Pekanbaru H Abdul Jamal kepada Riau Pos, Jumat (1/2) mengatakan jadwal UN 2013 untuk tingkat SMA pada 15-18 April. Tingkat SMK 15-17 April. Tingkat SMP, MTs dan sederajat pada 22-25 April.

Soal ujian terdiri dari 20 paket. Sementara mata pelajaran yang diujikan untuk SMA ada enam mata pelajaran sesuai dengan jurusan. Sementara SMK empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Kompentensi Keahlian.

Sedangkan untuk tingkat SLTP ada empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Jumlah soal untuk mata pelajaran Matematika dan IPA 40 soal, dan mata pelajaran lain 50 soal.

Waktu pengerjaan satu mata pelajaran dilaksanakan selama 120 menit. Ujian tetap menggunakan pensil 2B. Sementara nilai rata rata kelulusan 5,5.

“Kelulusan siswa ditentukan nilai, paling rendah 4. Dengan 20 paket soal dalam satu kelas maka peluang untuk mencontek lebih sedikit. Siswa akan dinyatakan tidak lulus jika jumlah mata pelajaran lain 8 dan ada satu mata pelajaran 3,5,” bebernya.

Jika terjadi hal tersebut maka siswa bisa mengulang kembali disekolah tempatan dan atau mengikuti ujian paket melalui lembaga pendidikan seperti PKBM. Penentuan kelulusan nilai sekolah untuk tingkat SLTA pada 25 Mei, dan tingkat SLTP pada 1 Juni.

Penilaian berdasarkan bobot nilai anak. Dengan pembagian nilai akhir gabungan sekolah sebanyak 40 persen. Seperti nilai rapor, dan lainnya. Lalu ditambah nilai UN 60 persen.

“Sekolah harus dapat meningkatkan proses belajar mengajar berdasarkan Standar Kelulusan (SKL). Dan pelajar juga harus mempersiapkan diri dengan belajar dan terus belajar,” katanya.

Abdul juga mengimbau pihak sekolah untuk aktif mencari informasi soal UN di internet. Seperti dengan melakukan download Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional (UN) 2013 dari beberapa situs yang menyediakan.

Di POS UN 2013, sekolah akan bisa mengerti instruksi Kemendikbud terkait pelaksanaan UN. Namun diakuinya pihak dinas terkait tetap akan menginformasikan dan mensosialisasikan.

“Pihak sekolah jangan bersifat menunggu, namun dapat langsung mencari informasi terkait pelaksanaan UN itu sendiri,” ujarnya.(egp/rpg)

Rp600 M untuk UN

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melarang tegas sekolah menarik pungutan ujian nasional (UN), karena sudah ditalangi uang negara. Kemendikbud melansir laporan jika anggaran UN tahun ini mencapai Rp600 miliar. Anggaran besar itu dicucurkan mulai dari persiapan pembuatan butir-butir pertanyaan, pengadaan naskah, hingga honor pengawas ujian.

Praktik di lapangan, penarikan pungutan UN telah mengalami sejumlah modifikasi. Ada sekolah yang tak memungut uang ujian jelang UN. Sebaliknya uang itu dipungut di masa penerimaan siswa baru. Tahun lalu, Kemendikbud masih menerima laporan jika banyak ijazah siswa ditahan sekolah gara-gara belum melunasi tanggungan biaya termasuk biaya UN.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar kemarin menuturkan, ketentuan UN yang dijalankan secara gratis tetap berlaku. ‘’Orangtua siswa jangan mau mengeluarkan uang jika ditarik biaya UN,’’ katanya. Entah itu modusnya untuk uang bensin pengawas, konsumsi guru penjaga atau kebersihan ruang ujian. Kemendikbud menegaskan, dalam kondisi apapun, ruang ujian yang sejatinya adalah ruang kelas harus dalam keadaan bersih.

Haryono mengatakan, evaluasi UN tahun lalu masih saja ada kabar jika sekolah menarik pungutan untuk biaya UN. Ini sangat dilarang, apalagi di sekolah negeri. ‘’Pengawas itu sudah ada honornya dari panitia UN. Dana BOS (bantuan operasional sekolah, red) juga bisa digunakan sebagian untuk kelancaran UN,’’ katanya.

Mantan pimpinan KPK itu mengakui, Kemendikbud tak berwenang menindak sekolah (SD, SMP, dan SMA) yang masih nekat menarik biaya UN. Sebab secara kelembagaan dan mengacu pada ketentuan otonomi daerah, sekolah jadi wewenang Pemkab/Pemko. ‘’Jadi yang harus tegas itu kepala daerah dan Dinas Pendidikan kota/kabupaten setempat,’’ timpal Haryono. Ia minta dengan tulus supaya sekolah tak mengusik ketenangan siswa dalam mempersiapkan diri jelang UN.

Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Kemendikbud Ibnu Hamad menegaskan UN tetap berjalan gratis. ‘’Dilarang dong. Tidak ada pungutan,’’ tutur guru besar UI itu.  Pihaknya akan segera membuka call center UN 2013. Masyarakat bisa memanfaatkan saluran ini untuk menanyakan urusan UN. Termasuk jika mendengar ada rumor beredarnya kunci jawaban.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Chairil Anwar Notodiputro menuturkan, persiapan pelaksanaan UN terus berjalan. Kini tim dari Kemendikbud melakukan visitasi ke peserta lelang percetakan naskah UN. ‘’Kita memastikan apakah percetakan itu memiliki spesifikasi sesuai SOP yang telah ditetapkan,’’ ujar guru besar ilmu statistik Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Menurutnya, sistem lelang percetakan naskah UN tetap berjalan seperti tahun lalu. Yakni terpecah jadi enam wilayah. ‘’Kita berharap enam wilayah itu dimenangi oleh enam perusahaan percetakan yang berbeda. Sehingga bebannya tidak berat,’’ ucap Chairil.

Kemendikbud sampai sekarang belum mengantongi data pasti jumlah siswa peserta UN. Namun mereka tetap menjalankan tender dengan bekal data perkiraan.(wan/jpnn)

Sumber : http://www.riautoday.com/konten/11212/rp600-m-untuk-un.html