Pages

Saturday, 8 June 2013

Kisi-Kisi Soal Ujian Semester Genap Kelas I, II

0 comments
Bagi yang mau dapat kisi-kisi soal ujian semester ini, silakan kunjungi web sekolah kita ya .....
disana sudah ada berbagai contoh-contoh soal. pelajari saja, mudah-mudahan dari berbagai contoh soal yang ada dapat memudahkan kalian dalam menjawab soal ujian, dan semoga mendapatkan nilai yang baik, dan tentuany NAIK KELAS .....

Klik di sini untuk kisi-kisi kelas VII


Klik di sini untuk kisi-kisi kelas VIII

Monday, 3 June 2013

Sertifikasi Guru 2013

0 comments
Tahap penetapan calon peserta Sertifikasi Guru (Sergu) 2013 dimulai dengan Uji Kompetensi Awal (UKA). Seluruh calon peserta sertifikasi guru tahun 2013 akan mengikuti uji kompetensi yang berlokasi masing-masing kabupaten/kota. UKA 2013 dijadwalkan Februari dan sertifikasi guru dimulai April 2013 melalui tiga pola. Berikut rencana jadwal tahapan sertifikasi guru 2013 sebagaimana Lampiran Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2013:
Januari 2013, Verifikasi data pada Format Verifikasi

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mencetak format verifikasi data dari Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG). Dalam format ini sudah berisi data guru yang diperlukan untuk proses sertifikasi guru berdasarkan hasil pemutahiran data guru yang telah dilaksanakan oleh operator Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Format tersebut diberikan kepada peserta untuk diverifikasi dan dikoreksi kebenaran datanya……..

Data guru yang akan mengikuti sertifikasi guru harus benar dan valid karena data tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2013 menetapkan soal uji kompetensi, bidang studi sertifikasi, dan data yang akan dicantumkan dalam sertifikat pendidik. Oleh karena itu, guru harus melakukan verifikasi dan koreksi data yang tercantum pada format verifikasi data. Semua koreksi data didasarkan atas dokumen pendukung.
Februari – Maret 2013
1. Pelaksanaan Uji Kompetensi Awal (UKA)
Uji kompetensi rencana akan dilakukan secara online bertempat di TUK yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Masing-masing calon peserta akan mendapat Kartu Peserta Uji Kompetensi yang dapat dicetak dari AP2SG. Bidang studi yang akan diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi guru yang telah ditetapkan.
2. Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2013
Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (PSDMPK-PMP) menetapkan peserta sertifikasi guru tahun 2013 berdasarkan: 1) urutan prioritas penetapan peserta; 2) hasil perangkingan berdasarkan usia, masa kerja, dan pangkat/golongan; 3) skor uji kompetensi. Hasil penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 akan diinformasikan melalui website.
3. Pencetakan Format A0
Guru yang telah ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2013 mencetak Format A0 dari AP2SG. Format A0 berisi data calon peserta sertifikasi guru hasil perbaikan data yang dilakukan oleh operator dinas pendidikan kabupaten/ kota. Peserta sertifikasi guru tahun 2013 melakukan verifikasi dan koreksi kembali terhadap data yang tercetak tersebut. Pada tahapan ini guru wajib menetapkan pola sertifikasi guru, yaitu:
a. penerbitan sertifikat pendidik secara langsung (PSPL)
b. portofolio (PF)
c. pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG)
4. Verifikasi Berkas Peserta Sertifikasi Guru 2013
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota memverifikasi dokumen/berkas peserta sertifikasi guru. Verifikasi data mencakup kebenaran dan kesesuaian data antara Format A0 dengan dokumen pendukung, dan kelengkapan jenis dokumen/berkas sertifikasi guru.
5. Persetujuan (Approval) Format A1 dan Penetapan Nomor Peserta Sertifikasi Guru
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) melakukan verifikasi dokumen/berkas sertifikasi guru bagi peserta sertifikasi tahun 2013 yang telah ditetapkan. LPMP melakukan verifikasi kelengkapan dengan cara mengisi format verifikasi kelengkapan data yang sudah diisi oleh guru dan dinas. Kemudian LPMP melakukan persetujuan (approval) terhadap data peserta melalui AP2SG. Setelah persetujuan dilakukan, maka sistem AP2SG akan memberikan nomor peserta. Kemudian Format A1 baru dapat dicetak. Batas waktu pelaksanaan verifikasi dan validasi berkas di LPMP sampai dengan tanggal 31 Maret 2013
April – Agustus 2013, Pelaksanaan Sertifikasi Guru 2013
Adapun 3 (tiga) pola sertifikasi guru yaitu: (1.) penerbitan sertifikat pendidik secara langsung (PSPL), (2.) portofolio (PF), dan (3.) pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG). Salah satu perubahan yang mendasar dari pelaksanaan sertifikasi guru adalah pemberian modul/bahan ajar PLPG lebih awal. Tujuannya agar guru mempunyai waktu yang cukup untuk mempelajari dan mempersiapkan diri secara substansi dalam mengikuti PLPG. Disamping itu, guru diberi informasi tentang proses PLPG dan tugas-tugas yang harus diselesaikan.
Walaupun jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dimulai April 2013, awal penyelenggaraan tergantung pada setiap Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Jadwal akan dibuat dengan pertimbangan antara lain kegiatan kampus (perkuliahan) dan jumlah peserta sertifikasi pada rayon yang bersangkutan.

Tuesday, 16 April 2013

CERPEN HARDIKNAS

0 comments

Ali mendapat inspirasi dari Elvira supir trans Jakarta Blok M-Kota yang memakai pakaian daerah Palembang pada hari Kartini. Semingggu sebelum dan sesudah Hari Pendidikan nasional (2 Mei), ia ke sekolah memakai pakaian daerah. Beberapa hari pertama, ia sempat menarik perhatian. Para murid tercengang. Tapi tidak ada yang berani bertanya. Semuanya hanya senyum-senyum menganggap guru itu mau sok nyentrik. Guru-guru lain hanya pandang-pandangan. Mereka pikir Ali sedang berusaha untuk menarik perhatian. Ada kabar burung ia jatuh cinta pada Bu Ani, guru baru yang selalu mengajar dengan memakai baju kurung.
Tetapi ketika Ali masih terus memakai pakaian daerah selama seminggu, Kepala Sekolah, kontan memanggil.
“Pak Ali, apa sebenarnya missi Pak Ali, mengajar dengan memakai pakaian daerah?”
Ali terkejut. Ia sendiri ketika pertama kali memakai pakaian daerah merasa kikuk. Tetapi setelah satu minggu, ia lupa itu pakaian daerah. Ia menganggapnya sebagai pakaian biasa. Baru ketika Kepala Sekolah menegur, ia sadar kembali ia sudah memakai pakaian daerah.
“Maaf Pak, saya tidak ada missi apa-apa. Saya hanya mencoba menyambut Hari Pendidikan Nasional, untuk mengingatkan anak-anak betapa pentingnya pendidikan. Sebab kebanyakan mereka nampaknya sekolah karena terpaksa, dipaksa oleh orang tuanya.”
“Tapi kan hari Pendidikan sudah lewat?”
“Betul, Pak.”
“Berapa lama Pak Ali mau pakai pakaian daerah begini?”
“Ya kalau diperkenankan, untuk seterusnya, Pak.”

Kepala Sekolah terkejut.
“Tapi kita kan sudah punya seragam sekolah. Pak Ali tidak suka seragam kita? Ini protes?”
“Sama sekali tidak, Pak..”
“Kalau begitu, saya minta supaya Pak Ali kembali mengenakan seragam sekolah saja kalau sedang mengajar. Di luar sekolah terserah Pak Ali.”

Ali tidak menjawab. Sebenarnya kalau tidak disuruh berhenti, ia memang sudah merencanakan untuk kembali mengajar dengan pakaian seragam guru. Tapi karena dilarang, tiba-tiba ia ingin melawan.
“Maaf Pak, “kata Ali kemudian dengan sopan, “apa memakai pakai daerah kalau sedang mengajar itu membuat ilmu yang kita ajarkan kepada murid-murid jadi cacad?”

Kepala sekolah ketawa.
“Tentu saja tidak.”
“Kalau begitu apa salahnya guru memakai pakaian daerah ke sekolah, Pak?”
“Tidak ada.”
“Tapi kenapa saya dilarang?”
“Karena sekolah kita sudah punya seragam untuk guru yang sedang mengajar. Kalau di luar jam pelajaran, Pak Ali memakai pakaian apa juga terserah. Kesepakatan sebaiknya tidak dilanggar, Pak Ali, nanti jadi preseden yang buruk Kita guru harus menjadi teladan murid-murid, Pak Ali.”

Ali terdiam. Kepala Sekolah merasa Ali sudah setuju. Tapi esoknya, Ali tetap saja mengajar dengan memakai pakaian daerag. Tentu saja ia kembali dipanggil.
“Pak Ali kelihatannya belum mengerti maksud saya, silakan memakai seragam guru kalau sedang mengajar.” Kata Kepala Sekolah dengan nada mulai keras.
“Saya sudah mencoba, Pak. Tapi badan saya tidak mau berangkat kalau pakai seragam. Jadi saya terpaksa memakai pakaian daerah kembali.”

Kepala Sekolah hampir saja tersenyum karena jawaban itu lugu dan lucu. Tapi guru-guru lain yang mendengar percakapan itu sudah terlebih dahulu ketawa. Kepala Sekolah, lalu menaikkan suaranya.
“Kalau Pak Ali tidak mau mematuhi aturan sekolah, lebih baik jangan mengajar!”
“Kenapa Pak?”
“Sebab desiplin adalah salah satu yang lemah dalam pendidikan kita. Kita pintar membuat aturan, tetapi tidak mampu melaksanakannya, sehingga semua aturan itu mubazir. Kita baru saja memperingat Hari Pendidikan. Memegang desiplin adalah salah satu dari usaha yang konkrit kalau mau memperingati Hari Pendidikan dengan sungguh-sungguh. Pak Ali mengerti maksud saya?”
“Saya mengerti. Bapak melarang saya mengajar memakai pakaian adat.”
“Bukan.!”

Ali tercengang.
“Saya melarang semua guru di sini untuk melanggar kesepakatan yang sudah kita sepakati bersama. Guru kalau mengajar harus memakai pakaian seragam guru sebagaimana juga murid kalau masuk harus memakai pakaian seragam murid. Kita tidak hanya mendidik murid menjadi pintar, tetapi kita juga mendidik jiwa murid untuk dewasa dengan memegang tegun desiplin. Dan itu caranya dengan memberikan contoh. Saya tidak memperkenankan guru memberi contoh buruk, melanggar desiplin! Paham?”
Ali terkejut karena suara Kepala Sekolah lantang, sehingga guru-guru yang lain mendengar. Meskipun tidak menjawab, esoknya, Ali tetap saja ke sekolah memakai pakaian daerah.

Ketika Ali hendak masuk gerbang sekolah, satpam langsung menahan.
“Maaf Pak Ali, kami tidak mengizinkan Bapak mengajar tanpa memakai pakaian seragam sekolah.”
“Tapi ini pakaian daerah, ini lebih tinggi dari pakaian seragam sekolah.”
“Maaf, Pak. Saya hanya menjalankan perintah.”
“Dalam militer yang pangkatnya lebih tinggi, dihormati oleh yang pangkatnya di bawah.”
“Tapi ini sekolah, Pak!”
“Sama saja. Kalau mau belajar desiplin, militer adalah biangnya. Jadi kalau mau menegakkan desiplin harus menghormati yang pangkatnya lebih tinggi! Buka pintunya!”

Satpam itu bingung. Tapi ketika Ali mau masuk, satpam cepat menghalangi.
“Aku guru, aku mau mengajar!”
“Saya hanya menjalankan tugas, Pak!”

Terjadi ketegangan. Tiba-tiba entah siapa mulai terjadi perkelahian. Murid-murid keluar dari ruangan dan kemudian rama-ramai melerai. Kedua belah pihak ditenangkan. Setelah semuanya reda, lalu Bu Ani maju dan berbicara kepada semuanya.
“Anak-anakku semua para pelajar, itulah tadi contoh ketidakseimbangan pendidikan kita. Sekolah seyogyanya menumbuhkan kecerdasan dan sekalian kebijakan, sehingga kita tidak perlu berantem karena hal-hal yang tidak perlu. Keplok tangan buat Pak Ali, Bapak Kepala Sekolah dan Satpam yang sudah memerankan peranannya dengan bagus!”
Semua murid berikut para guru berkeplok riuh.

HARDIKNAS : Cerpen Putu Wijaya

Monday, 8 April 2013

Nama-Nama Guru Honorer Uji Public K2 Kab. Kampar

0 comments
Bagi guru honorer yang termasuk K2 boleh sedikit lega, karena pada tanggal 4 April 2013 yang lalu telah di umumkan nama-nama guru honorer K2.

Bagi yang belum sempat lihat pengumuman di BKD dapat di lihat di bawah ini, dan selamat bagi namanya sudah ada semoga kita sukses kedepannya dan benar-benar menajdi PNS ... Amin




Kalau Mau Lebih Jelas silakan download filenya di sini 




Monday, 18 February 2013

UN, Satu Kelas 20 Paket Soal


PEKANBARU - Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat dan SMP dijadwalkan berlangsung April 2013. Untuk meminimalisir kecurangan selama UN, soal ujian akan dibagi dalam 20 paket untuk satu kelas.

Kabid SMA Disdik Kota Pekanbaru H Abdul Jamal kepada Riau Pos, Jumat (1/2) mengatakan jadwal UN 2013 untuk tingkat SMA pada 15-18 April. Tingkat SMK 15-17 April. Tingkat SMP, MTs dan sederajat pada 22-25 April.

Soal ujian terdiri dari 20 paket. Sementara mata pelajaran yang diujikan untuk SMA ada enam mata pelajaran sesuai dengan jurusan. Sementara SMK empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Kompentensi Keahlian.

Sedangkan untuk tingkat SLTP ada empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Jumlah soal untuk mata pelajaran Matematika dan IPA 40 soal, dan mata pelajaran lain 50 soal.

Waktu pengerjaan satu mata pelajaran dilaksanakan selama 120 menit. Ujian tetap menggunakan pensil 2B. Sementara nilai rata rata kelulusan 5,5.

“Kelulusan siswa ditentukan nilai, paling rendah 4. Dengan 20 paket soal dalam satu kelas maka peluang untuk mencontek lebih sedikit. Siswa akan dinyatakan tidak lulus jika jumlah mata pelajaran lain 8 dan ada satu mata pelajaran 3,5,” bebernya.

Jika terjadi hal tersebut maka siswa bisa mengulang kembali disekolah tempatan dan atau mengikuti ujian paket melalui lembaga pendidikan seperti PKBM. Penentuan kelulusan nilai sekolah untuk tingkat SLTA pada 25 Mei, dan tingkat SLTP pada 1 Juni.

Penilaian berdasarkan bobot nilai anak. Dengan pembagian nilai akhir gabungan sekolah sebanyak 40 persen. Seperti nilai rapor, dan lainnya. Lalu ditambah nilai UN 60 persen.

“Sekolah harus dapat meningkatkan proses belajar mengajar berdasarkan Standar Kelulusan (SKL). Dan pelajar juga harus mempersiapkan diri dengan belajar dan terus belajar,” katanya.

Abdul juga mengimbau pihak sekolah untuk aktif mencari informasi soal UN di internet. Seperti dengan melakukan download Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional (UN) 2013 dari beberapa situs yang menyediakan.

Di POS UN 2013, sekolah akan bisa mengerti instruksi Kemendikbud terkait pelaksanaan UN. Namun diakuinya pihak dinas terkait tetap akan menginformasikan dan mensosialisasikan.

“Pihak sekolah jangan bersifat menunggu, namun dapat langsung mencari informasi terkait pelaksanaan UN itu sendiri,” ujarnya.(egp/rpg)

Rp600 M untuk UN

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melarang tegas sekolah menarik pungutan ujian nasional (UN), karena sudah ditalangi uang negara. Kemendikbud melansir laporan jika anggaran UN tahun ini mencapai Rp600 miliar. Anggaran besar itu dicucurkan mulai dari persiapan pembuatan butir-butir pertanyaan, pengadaan naskah, hingga honor pengawas ujian.

Praktik di lapangan, penarikan pungutan UN telah mengalami sejumlah modifikasi. Ada sekolah yang tak memungut uang ujian jelang UN. Sebaliknya uang itu dipungut di masa penerimaan siswa baru. Tahun lalu, Kemendikbud masih menerima laporan jika banyak ijazah siswa ditahan sekolah gara-gara belum melunasi tanggungan biaya termasuk biaya UN.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar kemarin menuturkan, ketentuan UN yang dijalankan secara gratis tetap berlaku. ‘’Orangtua siswa jangan mau mengeluarkan uang jika ditarik biaya UN,’’ katanya. Entah itu modusnya untuk uang bensin pengawas, konsumsi guru penjaga atau kebersihan ruang ujian. Kemendikbud menegaskan, dalam kondisi apapun, ruang ujian yang sejatinya adalah ruang kelas harus dalam keadaan bersih.

Haryono mengatakan, evaluasi UN tahun lalu masih saja ada kabar jika sekolah menarik pungutan untuk biaya UN. Ini sangat dilarang, apalagi di sekolah negeri. ‘’Pengawas itu sudah ada honornya dari panitia UN. Dana BOS (bantuan operasional sekolah, red) juga bisa digunakan sebagian untuk kelancaran UN,’’ katanya.

Mantan pimpinan KPK itu mengakui, Kemendikbud tak berwenang menindak sekolah (SD, SMP, dan SMA) yang masih nekat menarik biaya UN. Sebab secara kelembagaan dan mengacu pada ketentuan otonomi daerah, sekolah jadi wewenang Pemkab/Pemko. ‘’Jadi yang harus tegas itu kepala daerah dan Dinas Pendidikan kota/kabupaten setempat,’’ timpal Haryono. Ia minta dengan tulus supaya sekolah tak mengusik ketenangan siswa dalam mempersiapkan diri jelang UN.

Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Kemendikbud Ibnu Hamad menegaskan UN tetap berjalan gratis. ‘’Dilarang dong. Tidak ada pungutan,’’ tutur guru besar UI itu.  Pihaknya akan segera membuka call center UN 2013. Masyarakat bisa memanfaatkan saluran ini untuk menanyakan urusan UN. Termasuk jika mendengar ada rumor beredarnya kunci jawaban.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Chairil Anwar Notodiputro menuturkan, persiapan pelaksanaan UN terus berjalan. Kini tim dari Kemendikbud melakukan visitasi ke peserta lelang percetakan naskah UN. ‘’Kita memastikan apakah percetakan itu memiliki spesifikasi sesuai SOP yang telah ditetapkan,’’ ujar guru besar ilmu statistik Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Menurutnya, sistem lelang percetakan naskah UN tetap berjalan seperti tahun lalu. Yakni terpecah jadi enam wilayah. ‘’Kita berharap enam wilayah itu dimenangi oleh enam perusahaan percetakan yang berbeda. Sehingga bebannya tidak berat,’’ ucap Chairil.

Kemendikbud sampai sekarang belum mengantongi data pasti jumlah siswa peserta UN. Namun mereka tetap menjalankan tender dengan bekal data perkiraan.(wan/jpnn)

Sumber : http://www.riautoday.com/konten/11212/rp600-m-untuk-un.html

Wednesday, 24 October 2012

DRUM BAND SMPN 1 Perhentian Raja JUARA 1 !

Memperingati hari kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2012 bulan lalu, Desa Hangtuah menyelenggarakan panggung hiburan pada 13 Oktober 2012.
Kegiatan itu di awali dengan karnawal yang diikuti oleh seluruh wagra dan instansi yang berada di lingkup desa Hangtuah, termasuk SMPN 1 Perhentian Raja.

SMPN 1 Perhentian Raja mengirim kontingen Drum Band nya yang bernama TAR "Tunas Andalan Riau" sebagai perwakilan karnawalnya.

Dan Menajubkan, Drum Band SMP N 1 Perhentian Raja mampu meraih juara I menyingkirkan pesaingnya selama ini yaitu salah satu satuan pendidikan berbasis agama setingkat SMP.

Bravo Drum Band SMPN 1 Perhentian Raja !

Galeri Karnawal Desa Hangtuah