Pages

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Wednesday, 12 September 2012

Puisi Angan Jiwa


Terindah dalam Dunia Ku,
telah Terbang Bebas dengan Sayapnya,
membawa Angan dan Mimpi Ku jauh tak Terbayang,
dan hanya sisakan Luka yang Abadi,
yang tak Semili Detikpun
Aku ingin menatapnya,
karena tanpa menatapnyapun,
Denyutan Luka Dalam itu
sudah dapat Terasa Teramat Perih.
Dimana?
Ya dimana bisa Ku dapatkan,
Serbuk Sari Obat Luka
yang nantinya akan Ku oleskan
Inchi per Inchi di Sebujur Goresan yang Bergaris Zigzag
Membelah Sempurnanya Gugusan Hati ini ?
Wahai Peri Kecil Ku!
Tuntunlah Aku dengan Cahaya Putih mu
menuju Satu Titik Embun
yg Sedikitnya dapat Bekukan Luka Dalam ini,
agar Ku mampu Bernafas
dan dengan Waktu yang Sempit itu
Aku Berharap dapat menghirup Lafadh-lafadh Kesucian Cinta
yang Setidaknya dapat Sejukkan Hati Ku
yang telah terlanjur Terbelah.
Wahai Mentari Pagi Ku!
Berikan Aku Kesejukan
setelah Ku rasakan Pengapnya Waktu Malam dalam Kesendirian.
Ya
berikanlah Kesejukan itu,
dan Aku pun tak Peduli
meski harus membendung Panasnya Luapan
disetiap Percikan-percikan Cairan yang Berona Merah itu.


Puisi Angan Jiwa Oleh: ~ Farhandia ~

Sunday, 12 August 2012

Dirimu ...

0 comments
Dirimu

Jika hati ini gundah menantimu ...
Hanya bayang kelam menyelimuti kesendirianku
Temani tiap detik pengharapanku

Bila masa hadirmu tiba
Khan ku sambut dengan senyum dewa
Ku iring penuh kereta kencana hati berbunga

Dirimu ...
Bak kilauan mutiara tersirat ...
Ujudmu bangkitkan energi hasrat ...
Pendam setumpuk rasa ingin bertatap

Dirimu ....
Yang tiada pernah nihil di hatiku
Cipta sejuta pelangi berwarna
Hiasi tiap desah nafasku
Menuntun tiap jengkal langkahku

Dirimu ......

By: Poejangga Kampoeng (12/08/12)

Sunday, 5 August 2012

Jiwaku ...

0 comments
Bila resah datang menyapa
Memanggil jiwa ntuk gulana
Segudang gundah mulai menerpa
Menyimpan setumpuk asa nan hampa

lenyap ...
   musnah ....
asa kian sirna .....

Sayup .. sayup mutiara kata hikmah terurai
kalimah suci indah terangkai
sejenak bangkitkan jasad nan lalai
mengisi bintik-bintik rongga hati
menyirami jiwa nan kering
menyemai jiwa nan gersang

Tuhan ....
sekiranya ini hal terindah ntuk q lakukan
berilah keteguhan dalamku menunaikannya
jaga hati ini untuk tak berpaling
pelihara jiwa ini dari lalai

By. Poejangga Kampoeng (4 Agustus 2012)

Saturday, 26 May 2012

Abruladul

0 comments
Sesaat aku tersandar pada rapuhnya dinding gubuk
Menatap tanatan daun rumbia yang mulai usang
Helai-helainya berterbangan terbawa sang bayu
yang berlalu tanpa gores ke alfaan

Seketika ku terhenyak dari peraduan
melangkah ... melangkah satu arah
melangkah dalam keheningan
melangkah dalam kesunyian dan tanpa tujuan nyata
berlalu hinggapi rasa asa
bertompang pada kokohnya keyakinan

Malam ....
kian larut kian membayang
kelam tanpa sinaran
ku berdiri di tengah pusara alam

kemana khan ku pergi
kemana khan ku berlalu
kemana khan ku turut

ku tatap megah nan suram
bertitikkan bintang bertaburan
begitu kecil ....
kecil ....
dan sangat kecil diri ini

Poejangga_kampoeng ; 26 Mei 2012